Inilah gerangan suatu nestapa
Timbul tenggelam dalam diri manusia
Dalam langkah – langkah gontai
Tangan menggapai dan kaki – kaki pun bergetar
Menopang diri tiada terkapar
Sayap – sayap terdengar rintihan
Dalam jiwa tak tentu berarah
Semuanya bisu
Semuanya kaku
Tak tahu manisnya manis nya gula atau asinnya garam
Yang ada hanyalah kehampaan
Hambar...........
Gumpalan hambar
Lewat begitu saja menerobos kenang – kenangan
Yang telah kering melewati sisa waktuku dulu.
Apalah air mata........
Kering sudah sebelum menangis
Karena dalam perjuangan
Tetes air mata adalah hampa
Komentar
Posting Komentar